Taskertas.ID

Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Gaji Kecil

kemasan jogja
Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Gaji Kecil

Siapa bilang gaji kecil tidak bisa menabung?? Pastinya bisa dong kalau keuangannya diatur dengan tepat. Namun, memang ada beberapa kondisi yang memungkinkan seseorang tidak bisa menabung. Entah itu karena kebutuhan yang ditanggung banyak, atau bisa juga karena membiayai keluarga.  Buat yang masih belum bisa mengatur keuangan, padahal kebutuhan belum banyak, nah simak tips-tips berikut ini: 

  1. Membuat Skala Prioritas

Ketika payday ( gajian) tiba, pasti berasa kaya dadakan dan pengen segera foya-foya. Banyak barang dibeli tanpa pikir panjang, sampai nggak sadar kalau gaji sudah menipis dan belum sempat nabung dan masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi. Sifat konsumtif tersebut akibat dari belum menetapkan skala prioritas. Gimana cara melakukannya?? Caranya adalah mengutamakan hal-hal yang bersifat primer dan mengesampingkan yang tidak perlu. Misalnya aja, menabung sebanyak 20% dari total gaji dan sisanya baru dialokasikan pada kebutuhan pokok. Lalu, jika masih ada sisa, bisa digunakan untuk bersenang-senang atau jajan. 

  1. Buat catatan pengeluaran

Untuk mengontrol pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting, bisa dilacak dengan membuat catatan keuangan sederhana. Hal ini terbukti efektif buat mencari pengeluaran apa saja yang paling besar. Jika bisa, catatlah setiap hari, supaya kamu mengetahui mana yang perlu dipangkas. Saat waktu luang, lihatlah kembali catatanmu dan cek apa yang seharusnya tidak dibeli. Cara ini cukup bagus untuk membuatmu lebih tepat dalam mengalokasikan uang.

Cara Mengatur Keuangan

  1. Bawa Uang secukupnya

Buat menghindari pengeluaran berlebihan, bawalah uang cash secukupnya. Kemudian, jauhkan diri dari sifat konsumtif berkedok self rewards. Mungkin sesekali tak apa, namun jika dilakukan setiap bulan, bakalan bikin kantong kamu cepat kering kerontang. Khusus untuk travelling, kamu bisa menyisihkannya dengan cara yang tepat, agar tidak kurang dan tidak pula berlebih.

  1. Bisnis Kecil-kecilan

Agar uangmu berkembang, ada baiknya mencoba berbisnis kecil-kecilan. Misalnya aja, jual baju secara online dan jangan terlalu banyak stok barang. Lalu, supaya uang berputar dengan cepat, hindari mengambil keuntungan terlalu banyak. Hal ini bisa membuat barangmu susah laku dan perputaran uang pun akan lama. Usaha semacam ini bisa dilakukan sambil bekerja dan tentunya tidak akan menganggu, jika kamu bisa mengatur waktu. 

Nah, setelah membaca cara mengatur keuangan diatas, apakah kamu bisa menerapkannya?? Segera aja coba, jangan tunggu nanti. Layaknya sebuah bisnis, kamu harus aksi sekarang, tak perlu menunggu modal banyak. Kemudian, buat para pebisnis, jangan tunggu nanti buat upgrade bungkusmu. Apalagi sekarang jamannya delivery order, take away dan digital marketing.

Kalau bungkusnya belum eco friendly dan masih jadul, gimana konsumen mau lirik?? Yok waktunya berubah, bikin kemasan di taskertas.id. Caranya gampang banget, buat tanya-tanya atau order bisa langsung menghubungi nomor: 0811-2648-980.  Produk-produk taskertas.id sangat beragam loh, mulai dari tas kertas wedding, tas kertas bakpia, box bolen, box sate, bungkus nasi, dus chicken, box donat, boc pia, tas kertas seminar, paper bag dan masih banyak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us